Minggu, 18 November 2018

5B sebagai sumber energi berkarya setiap hari

5B (BISMILLAAH, BELAJAR, BERBAGI, BERKONTRIBUSI, BAROKAH) SEBAGAI SUMBER ENERGI.

Bagaimana rasanya jika kita sedang menonton film yang seru tiba-tiba listrik mati? Bagaimana rasanya jika kita sedang tergesa-gesa kemudian kendaraan kita mogok kehabisan bensin? Bagaimana rasanya jika kita sedang komunikasi yang isinya penting tiba-tiba HPnya ngedrop? Jawabannya untuk semua situasi itu adalah kecewa, kesal, marah benar kan?

Apakah yang terjadi jika kita tidak mamin? Apa yang terjadi jika HP tidak di-charge? Apa yang terjadi jika kendaraan tidak diisi bahan bakar? Jawabannya adalah tidak akan hidup, apalagi untuk bergerak, hidup saja tidak. Kita maupun putra putri kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari perlu selalu di-charge energinya. Hal yang bisa menjadi sumber energi ada di 5B ini.

1. Bismillaah
2. Belajar
3. Berbagi
4. Berkontribusi
5. Barokah

Untuk mengetahui bagaimana kita memanfaatkan 5B ini, saya menawarkan pada ayah, bunda, sekolah dan instansi beberapa tawaran.
1. Paket seminar dalam waktu 9:00-11:00
2. Paket workshop /training 3 hari (Akan mendapatkan materi dan praktik).
3. Paket coaching (3 bulan, 1 semester sampai 1 tahun).

#indraindihira
#parenting
#sekolahorangtua
#selfdevelopment


Rabu, 31 Oktober 2018

3 strategi pilihan dalam pendampingan buah hati

"3 strategi pilihan dalam pendampingan buah hati"

Ayah Bunda, sebuah hadis meriwayatkan bahwa sesungguhnya seorang anak lahir dalam keadaan fitrah, dan orang tua nya lah yang menentukan apakah ia akan menjadi seorang nasrani, yahudi, muslim, atau lainnya.

Riwayat ini memperkuat bahwa yang sangat berpengaruh pada masa depan seorang anak adalah orang tua. Orangtua adalah guru pertama bagi semua anak-anaknya.

Sehingga tokoh utama keberhasilan buah hati adalah ayah bunda sendiri. Untuk itu mari pantaskan dan siapkan diri kita untuk melesatkan buah hati kita ke masa depan. Mari bersemangat menyemaikan kebaikan pada anak-anak kita hingga mereka dewasa.

Tidak bisa dipungkiri oleh kita, saat ini kesibukan dan rutinitas kita menjadi salah satu tantangan dalam mendampingi buah hati kita.

Jika kesibukan dirasa menjadi tantangan kita untuk menyemaikan nilai pada putra putri kita, maka untuk ini ada tiga hal yang mungkin dapat ayah bunda pilih.

1. Morning touch

Sempatkanlah se saat di setiap pagi untuk "say hi" atau berkomunikasi dengan anak-anak.

Jika muslim ajaklah anak-anak untuk shalat berjamaah subuh, setelah selesai sempatkanlah untuk berkomunikasi. Kebiasaan ini akan menumbuhkan dan memperkuat ikatan bathin kita dengan anak.

2. Weekend special

Rencanakan dalam 1 bulan ada minggu spesial /minggu keluarga. Minggu dimana kita full ada untuk keluarga. Adakan kegiatan yang menyenangkan seperti makan bersama, jalan bersama, nonton bersama atau berbincang-bincang. Buat minggu tersebut penuh makna.


3. Special letter

Poin 3 ini adalah pilihan terutama bagi ayah bunda yang super ketat waktunya, sehingga pergi kerja saat anak-anak masih tidur dan pulang bekerja anak -anak sudah tidur. Sempatkanlah membuat surat sebagai tanda perhatian, meski cuman "say hi i love you" namun dengan media surat ini anak-anak bisa mengerti kondisi kita dan mereka bebas membalas dengan sama-sama menulis di kertas dan ditempel di pintu kulkas, pintu kamar , dll .


Sabtu, 13 Oktober 2018

Inspirasi "Game Of Thrones" Bapak Jokowi

Kata orang bijak "Berdamai dan ambillah manfaat kemajuan teknologi informasi dan janganlah memilih sebagai korbannya."

Insight dari Pak Jokowi saat menjadi pembicara kunci plenary session IMF World Bank 2018 di Nusa Dua Hall Bali, Jumat, 12/10/2018, dilansir detiknews.

Bapak Jokowi menyampaikan adanya keretakan hubungan antara negara-negara ekonomi maju akibat perkembangan teknologi informasi, bagaikan Game Of Thrones. Ini membuat mata dunia tertuju pada beliau.

Seperti Pak Jokowi, Ayah-Bunda, sebagai orangtua tidak boleh lengah mengikuti perkembangan teknologi informasi sekitar kita dan anak-anak.

3 Inspirasi dari Pak Jokowi adalah:

1. Kita sebagai orangtua sebaiknya mengetahui apa yang anak sering mainkan atau web yang sering dikunjungi. Sehingga kita bisa memahami kebutuhan dan kesenangannya. Dari kebutuhan dan kesenangannya ini kita bisa nasihat atau mengarahkan ia untuk jadi lebih sholih.

2. Janganlah perkembangan teknologi ini mengakibatkan kita dan anak-anak kita berjarak. Jangan sampai kita menjadi korban perkembangan teknologi informasi seperti isi pidato Pa Jokowi di atas. Pertama salah satu caranya adalah sebagai orangtua kita perlu membatasi diri dalam penggunaan HP demikian juga anak-anak. Adakan waktu keluarga berkomunikasi langsung tanpa HP. Ini yang tidak akan tergerus bahkan terkuatkan perkembangan Teknologi Informasi

3. Berani mengatakan apa yang ingin disampaikan dengan memanfaatkan trending, sehingga apa yang kita sampaikan bisa berhasil dan tidak mengakibatkan anak salah persepsi atau berbuat tidak sesuai harapan.

Demikian ayah bunda, 3 Inspirasi dari pidato  Pa Jokowi, ayo ayah bunda, ikuti perkembangan yang terjadi pada anak-anak kita dan bangunlah Bonding serta kepercayaan bersama anak -anak kita. Bonding membuat keluarga kita lebih harmonis.

Assalamualaikum wr wb

Sabtu, 23 Juni 2018

Sekolah Kita Sudah Apa Belum Ya?

Sekolah adalah salah satu tempat yang banyak memberikan pengalaman belajar, baik yang bermakna maupun tidak, baik yang membuat ia bisa, maupun tidak, yang guru dan Sekolah rencanakan ataupun tidak, dengan waktu rutin setiap harinya, siswa menyimpan semua didalam pikiran, perasaan, dan keterampilannya.

Alangkah baiknya sebuah sekolah bisa memberikan pada siswanya pengalaman yang baik dan positif. Pengalaman yang membuat siswa merasa berhasil belajar, merasa bisa belajar , semangat belajar, belajar tentang memahami diri sendiri, orang lain dan lingkungannya. Belajar berpikir positif, belajar menjaga hati, berlatih keterampilan-keterampilan yang bermanfaat.


Apakah sekolah kita sudah seperti ini? Atau belum? Atau .....

Kami siap membantu bapak ibu
#dreamschoolprogram
#dreamschoolprogramconsultant

Jumat, 02 Maret 2012

Positive Thinking

Positive thinking menjadi faktor utama bagi saya dalam menghadapi permasalahan atau tugas apapun harus diselesaikan. Beberapa pengalaman saya akan hal ini adalah: Saat menghadapi kejuaraan pencak silat saya berusaha memfokuskan pikiran, membayangkan bagaimana saya memasuki gelanggang, bagaimana saya melakukan teknik serang hindar, bagaimana saya mencari poin, dan bagaimana saya menjadi juara dalam pertandingan tersebut. Dengan proses ini saya terbantu untuk tenang dan menguasai semua perasaan yang datang sesaat pertandingan akan berlangsung. Saat menghadapi test masuk dunia kerja saya berusaha berfikir dan bertindak untuk kebaikan yang ingin dicapai dan di bagi kepada keluarga, saudara, dan sahabat. Saya berusaha mengerjakan sesuatu dengan positif. Saat menuntaskan test berfikir positif bahwa tes itu membantu saya masuk dunia kerja ini. Saat tes praktek saya berfikir ini adalah sesuatu yang bisa menjadi sarana menunjukkan kemampuan saya, saat wawancara saya berfikir bahwa saya akan menunjukkan sesuatu yang terbaik dari diri saya. Saat akan menikah, meskipun saya belum mapan saat itu saya berfikir bahwa Tuhan Maha Pengasih dan Maha Penyayang, semua rizki adalah berasal dan bersumber darinya, saya yakin Ia akan menolong dan membantu saya kelak setelah saya berkeluarga. Menjelang perkawinan dilaksanakan, pertolongan Tuhan datang dengan diterimanya calon istri menjadi seorang desainer pakaian anak di sebuah pabrik, toko yang saya jalankan semakin lama semakin ramai,penghasilan yang asalnya 50.000,-/bulan meningkat sampai 2juta perbulan, Alhamdulillah inilah berkah positive thinking.
Positive Thinking make positive life and attitude
http://www.affiliatefunnel.com/?rid=76778 http://mythiloe.ezcashjobs.hop.clickbank.net http://mythiloe.msociety.hop.clickbank.net http://mythiloe.wpslidein.hop.clickbank.net http://13deadly.com/vers2/?rid=3686

Minggu, 04 Desember 2011

Melangkah Melalui Tangga Baru

Waktu terus berjalan, seiring dengan berjalannya waktu, impian dan harapun berkembang. Impian dan harapan dapat memberi kita motivasi lebih untuk hidup, berusaha, dan berkarya. Kata pepatah "Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit". Dengan memiliki impian setinggi langit,gairah dan motivasi itu muncul kembali dan menguat. Dan sekarang saatnya untuk memulai menaiki tangga baru itu untuk melihat dan bermimpi.

Senin, 18 Oktober 2010

Saya adalah orang yang kreatif

Mulai saat ini saya mencoba kalimat-kalimat yang memotivasi diri untuk menjadi seseorang yang lebih baik. Baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan dimana saja saya berada.

Bismillah